Tampilkan postingan dengan label stop merokok. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label stop merokok. Tampilkan semua postingan
Rabu, 25 Maret 2020
Stop Merokok Agar Terhindar Dari Covid 19
Dokter Paru Sarankan Berhenti Merokok Agar Terhindar Dari Covid.
Ancaman virus corona tengah menghantui negara Indonesia. Bagi para pecandu nikotin, dokter paru menyarankan untuk berhenti demi meminimalkan risiko.
"Karena berhenti merokok juga meningkatkan imun. Jadi juga menjauhkan kita dari virus, termasuk dari virus corona dan juga menghindarkan dari risiko kanker," kata dr Diah Handayani, SpP, dari RS Paru Persahabatan.
Berhenti merokok, menurut dr Diah utamanya juga mencegah risiko berbagai jenis kanker.
Dalam asap rokok, terkandung ratusan senyawa kimia berbahaya, sebagian di antaranya adalah karsinogenik atau bisa memicu kanker. Tidah hanya untuk perokoknya sendiri, melainkan juga untuk orang lain yang menjadi 'perokok pasif' karena ikut menghirup asap rokoknya.
Sourcedetikhealth.
Untuk berhenti merokok, bisa dibantu dengan metode hypnosis melalui smoker therapy.
Http://smokertherapy.blogspot.com
Untuk informasi smoker therapy bisa menghubungi Rumah Sehat Thera Afiat.
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl kelapa sawit raya blok DD no. 15
Kelapa Gading,
Jakarta Utara
Telp WA 08111494599
HP 087883171247
Rumah Sehat Thera Afiat - Tangsel
Jl Kalasan B15/1
Sarua Permai - Pamulang
Wa 08111494599
#herbal
#smokertherapy
#notaverrijpma
#rumahsehattheraafiat
#Theraafiat
#therainstitute
#hypnosmoking
#verrijpma
Jumat, 19 Juli 2019
Merokok dan PPOK
Banyak orang pintar menjadi bodoh karna ROKOK..
Banyak orang dewasa menjadi dungu karna ROKOK...
banyak orang ahli agama menjadi munafik karna ROKOK...
Mereka paham bahwa rokor itu berbahaya... sia..sia... dan buang2 uang..
Tapi mereka terus saja menghisap dan menikMATI nya...
Mau berhenti merokok?
Hubungi :
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Sabtu, 11 Mei 2019
Stop Merokok Paru-paru Pun Jadi Sehat
Berhenti Merokok Paru-paru Sehat
Setelah didiagnosis kanker paru-paru, gitaris band Rolling Stone, Ronnie Wood memutuskan untuk berhenti merokok. Nah, ketika seseorang meninggalkan kebiasaan buruk itu, benarkah paru-paru bisa sehat kembali?
"Benar, bahwa paru akan sehat kembali setelah berhenti merokok. Seiring dengan waktu, perbaikan fungsi paru juga berangsur-angsur akan terjadi," tutur dokter spesialis paru, dr Rezki Tantular, SpP kepada detikHealth.
dr Rezki mengatakan bulu-bulu halus atau silia yang melapisi paru-paru akan berfungsi normal kembali, sehingga mukus atau kotoran di dalam saluran napas dapat dengan efektif dikeluarkan, serta sesak napas dan produksi dahak yang sebelumnya ada pada saat merokok juga akan berangsur-angsur membaik.
"Selain dari paru sendiri, organ-organ lain yang dipengaruhi oleh rokok seperti pembuluh darah dan jantung juga akan berkurang risiko untuk terjadinya penyakit di organ-organ tersebut setelah berhenti merokok," ujar ayah dari dua orang putri ini.
Kemudian, kerusakan paru yang ditimbulkan akibat rokok, imbuh dr Rezki, ada yang bersifat reversibel (bisa kembali normal) dan ada yang bersifat irreversibel (tidak dapat kembali normal).
Salah satu contoh penyakit yang bersifat irreversibel adalah PPOK (Penyakit Paru Obstruktif Kronik) di mana terjadi kerusakan permanen baik itu pada saluran napas bagian bawah maupun alveoli (tempat bertukarnya oksigen dan karbondioksida).
Di samping itu, hal tersebut pun akan mempengaruhi berupa keterbatasan fungsi atau faal paru penderita PPOK, namun pada penderita PPOK jangan menyalahartikan dengan 'sudah tidak ada harapan untuk kembali sehat, maka tidak perlu berhenti merokok'.
"Karena justru dengan tidak berhenti merokok perburukan fungsi paru akan terjadi lebih cepat dan terus menerus, sedangkan dengan berhenti merokok serta pengobatan yang adekuat perburukan itu dapat ditekan sehingga tidak berjalan terus menerus," terang dr Rezki.
Sourcedetikhealth.
-o0o-
Untuk yang sulit berhenti merokok dan ingin stop merokok bisa hubungi Rumah Sehat Thera Afiat.
Smoker Therapy Rumah Sehat Thera Afiat
Di sana ada Thabib Verri JP MA yang melakukan terapi berhenti merokok yang namanya "Smoker Therapy", dengan cara hypnosys.
Dan dilengkapi pembersihan dua saluran pernafasan, baik pernapasan atas maupun pernapasan bawah dengan cara di gurah hidung. Sehingga bisa total kalau berhenti merokoknya. Lama waktu Terapi antara satu sampai tiga jam.
Alamat thera afiat
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Jumat, 12 Oktober 2018
Stop Merokok
Merokok
Kalau Masih Sayang Sama Istri, Para Suami Berhentilah Merokok!
Perempuan bersuami perokok umumnya tidak tahu tengah menghadapi risiko kanker Paru-paru.
Lebih mirisnya lagi, suami tidak sadar bahwa rokok yang dia hisap begitu berbahaya bagi istri dan keluarga.
Bukan tanpa sebab, begini penjelasan Dokter Paru!
Istri dengan suami perokok otomatis menjadi perokok pasif karena ikut menghirup asap dan paparan polutan lainnya.
Paparan asap rokok dalam waktu lama berisiko memicu serangan kanker pada istri dan orang terdekat di lingkungannya.
Hal tersebut diperburuk dengan lingkungan yang dipenuhi udara berpolusi.
"Faktor risiko terkena kanker paru pada perempuan dengan suami perokok memang lebih besar, meski belum ada angka tepatnya. Risiko ini lebih besar karena mereka hidup bersama dan menghirup udara yang sama," kata dokter ahli paru Jamal Zaini dari RSUP Persahabatan, Rabu (10/10/2018) seperti dilansir dari health.detik.com.
Perempuan bersuami perokok umumnya tidak tahu tengah menghadapi risiko yang sama.
Bahan pencetus kanker dari rokok bahkan juga menempel di seluruh perlengkapan rumah tangga.
Materi karsinogen ini bersiko terhirup perempuan saat suaminya sedang tidak merokok.
Materi karsinogenik tersebut merusak paru dengan perlahan, hingga tubuh tak bisa lagi memperbaikinya.
Lantas apa solusinya?
Solusi utama adalah suami segera berhenti merokok. Kondisi ini bisa diperbaiki apabila suami segera berhenti merokok.
Upaya preventif lain adalah menjaga pola makan, olahraga, serta berada sejauh mungkin dari rokok.
Oleh karena itu. Jika suami masih sayang sama diri sendiri, sayang sama istri dan juga keluarga, maka berhentilah merokok.
Http://smokertherapy.blogspot.com
Mau berhenti merokok cara cepat? Hubungi :
Rumah Sehat Thera Afiat
Jln. Kelapa Sawit Raya Blok Dd No.15
Kelapa Gading.
Jakarta utara.
Telp. 08111494599
087883171247
Ibu Sholeh +62 896-2697-9941
Minggu, 21 Agustus 2016
Harga Rp 50.000 Hanya Hoax
Harga Rokok 50 Ribu HOAX
BY ALIFURRAHMAN
Wacana menaikkan harga rokok menjadi 50 ribu terus bergulir. Bahkan sekarang jadi semakin serius karena ditanggapi oleh ketua DPR Ade Komarudin.
Awal cerita rokok 50 ribu ini mencuat karena berita hoax dengan judul “Kebijakan Pemerintah!! Mulai Hari ini Harga Rokok Naik Menjadi Rp.50.000/Bungkus.” Berita bohong tersebut kemudian dibagikan oleh banyak orang, karena judulnya memang sangat bombastis. Beberapa berita malah mencantumkan nama “Jokowi” untuk mendapat efek lebih besar. Mungkin juga supaya para sapi bisa kembali menyalahkan Jokowi.
Sebelum membahas lebih jauh soal rokok 50 ribu, yang perlu saya tekankan di awal adalah, usulan harga rokok menjadi 50 ribu perbungkus hanyalah wacana Kepala Pusat Kajian Ekonomi dan Kebijakan Kesehatan Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Indonesia Hasbullah Thabrany.
Hasbullah mengungkapkan bahwa dari hasil survey akan terjadi penurunan hingga 72 persen bagi para perokok. Fakta lain menyebutkan bahwa di Negara lain harga rokok ada yang mencapai hingga Rp. 120 rib per bungkus (Singapura).
Berita yang harusnya masih usulan LSM tersebut kemudian diberi judul bahwa pemerintah menaikkan harga rokok menjadi 50 ribu perbungkus. Hoax.
Dari hoax yang terlanjur viral inilah kemudian wartawan serta media menanyakan wacana tersebut ke para pejabat di negeri ini. Media kemudian memuat berita komentar-komentar ketua DPR, Gubernur Jatim, Gubernur Jabar dan Walikota Bandung.
Lucunya, para pejabat yang sepertinya tidak terlalu mengikuti arus media tersebut menanggapi dengan sangat serius. Contoh saja Soekarwo Gubernur Jatim, dia berpendapat bila ingin mengurangi jumlah perokok, caranya bukan menaikkan cukai, namun semua pabrik rokok harus ditutup. “Pabrik rokok di luar negeri juga harus ditutup. Mending begitu,” katanya.
Sementara Dirut PT Gudang Garam juga ikut berkomentar. “Kami yakin pemerintah akan bijak memperhitungkan seberapa besar kenaikan cukai yang ideal,” ucapnya pada saat jumpa pers dalam acara Investor Summit dan Capital Market Expo di Surabaya, Kamis, 18 Agustus 2016.
Rencana kenaikan harga rokok dari Rp 20 ribu menjadi Rp 50 ribu per pak dirasa memberatkan industri. “Saya rasa akan berantakan,” tambahnya.
Sekarang kondisinya seolah-olah usulan kenaikan harga rokok 50 ribu perbungkus tersebut lahir dari pemerintah pusat. Padahal itu hanya kajian LSM dan sama sekali belum dibahas oleh pemerintah. Hasbullah baru akan menyerahkan hasil kajiannya, baru ingin mengusulkan ke Menteri Kesehatan.
Setelah meng-hoax kan harga rokok 50 ribu, kini disusul hoax berikutnya berupa daftar harga rokok. Sekarang juga sedang viral seolah-olah itu sudah harga resmi dan diputuskan. Padahal semuanya hoax.
Upaya Mengganggu Kinerja Jokowi
Saya berpendapat bahwa hoax harga rokok 50 ribu adalah upaya mengganggu kerja pemerintahan Jokowi. Ada yang ingin mencoba buat kegaduhan, dengan harapan kinerja pemerintah tidak maksimal dan 2019 nanti bisa dijadikan amunisi kampanye.
Dari awal saya perhatikan, ada kelompok tertentu yang sangat memfasilitasi upaya membuat berita ini jadi viral. Mereka adalah salah satu partai yang pernah paling lama berkuasa di negara ini. Puluhan tahun. Beringin. Tau kan?
Media pertama yang memuat pernyataan Hasbullah adalah media beringin. Hasil survey dan wacana tersebut menjadi berita seolah-olah usulannya dari pemerintah. Padahal sekali lagi hanya komentar atau pendapat LSM.
Kemudian setelah viral, yang dimintai pendapat soal kenaikan harga rokok adalah politisi beringin. Entah disengaja atau tidak, yang berkomentar soal rokok adalah hanya politisi dari kalangan partai kampret oposisi. Namun untuk mengaburkan, ditambahlah Ridwan Kamil yang posisinya bebas partai.
Berhubung dalam politik tidak ada yang kebetulan, saya meyakini bahwa semua ini memang terstruktur sistematis dan massif. Sekarang yang perlu dicari tahu adalah, siapa donatur Hasbullah untuk melalukan survey soal rokok? Ini sebagai penguat atau konfirmasi bahwa isu rokok 50 ribu memang dibuat oleh beringin.
Hasbullah Thabrany sendiri merupakan orang yang dulu digadang akan menjadi Menteri Kesehatan di kabinet kerja. Namun Presiden Jokowi malah memilih Nila Moelouk yang juga sama-sama orang UI. Apakah ini ada kaitannya dengan rokok? Tidak pasti. Kemungkinannya masih dua, positif negatif. Entah apakah ini cara Hasbullah menunjukkan dirinya lebih berkualitas dibanding Nila, atau Hasbullah merasa ingin membantu Menteri Nila yang merupakan teman sealmamater. Tapi yang pasti, patut dicari tahu siapa donatur Hasbullah, apakah ada hubungannya dengan beringin?
Efek negatif menaikkan harga rokok
Disadari atau tidak, menaikkan harga rokok adalah cara paling efektif bagi kelompok oposisi untuk menyerang pemerintah. Wacana menaikkan harga rokok 50 ribu dibungkus dengan penelitian ilmiah dan tujuan yang sehat. Seolah-olah baik bagi negara ini. Padahal tujuan akhirnya adalah hal-hal buruk.
Di Indonesia, rokok merupakan barang paling banyak dikonsumsi, nyaris sejajar dengan beras dan bensin. Pada 2014 lalu produksi rokok mencapai 360 miliar batang. Penerimaan negara dari sektor bea dan cukai tahun 2013 lalu tercatat Rp 108,45 triliun. Dari jumlah tersebut, cukai hasil tembakau dan rokok masih mendominasi dengan angka mencapai Rp 103,53 triliun.
Industri rokok juga menjadi sumber penghidupan bagi 6,1 juta orang yang bekerja di industri rokok secara langsung dan tidak langsung, termasuk 1,8 juta petani tembakau dan cengkeh.
Jika rokok dinaikkan, otomatis permintaan menjadi berkurang. Perusahaan rokok pasti mengurangi pekerja dengan alasan efisiensi. Petani tembakau akan semakin kehilangan lahan pendapatannya. Dan jika ditotal secara keseluruhan termasuk konsumen, mereka yang ikut terdampak rokok jumlahnya mencapai puluhan juta orang.
Bagi konsumen, rokok adalah hiburan paling murah yang bisa mereka dapatkan kapan saja. Mereka dari golongan lintas usia yang level kecanduannya tidak mengenal tua muda. Kalau ‘hiburan’ ini dicabut, maka hampir pasti akan menimbulkan gelombang penolakan yang luar biasa.
Dari kejadian ini saya berpikir, ternyata mudah untuk membuat negara ini berantakan. Naikkan saja rokok menjadi 500 ribu rupiah, dijamin Presidennya lengser.
Tujuan baik tapi berdampak buruk
Dalam setiap hal selalu ada perhitungan baik dan buruk. Kemudian kita lihat mana yang lebih berdampak? Jika dampaknya lebih buruk, sekalipun tujuannya baik, maka tidak boleh dilakukan.
Satu-satunya dampak buruk rokok adalah kesehatan. Selain itu tidak ada. Sementara dampak positifnya adalah hiburan, ekonomi dan sosial budaya. Sekalipun ada yang berkomentar bahwa negara harus menanggung biaya kesehatan yang mahal karena perokok, namun harus diingat bahwa rokok menyumbang pendapatan negara yang sangat besar. Industri rokok juga menyerap tenaga kerja dan membeli produk pertanian.
Kalaupun ada cara efektif untuk mengurangi rokok dan fasilitas umum bebas asap rokok, itu pasti bukan dengan menaikkan harga harganya. Pasti.
Satu-satunya cara efektif mengurangi rokok adalah membatasi ruang gerak perokok di tempat umum. Seperti meningkatkan fasilitas terminal, halte dan bus atau memberikan rambu dilarang merokok di taman dan sebagainya. Sisanya, di rumah atau warung kopi, biarkan rakyat menikmati hiburan dengan harga terjangkau secara tenang dan nyaman.
Http://smokertherapy.blogspot.com
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no. 15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Hp. 08111494599
087883171247
Jumat, 24 Juni 2016
Stop Merokok
Benarkah merokok itu nggak sehat? Anda yakin? Sebelum menjawab dan memutuskan, baiknya kita pahami dulu untung-ruginya.
Pertama-tama, saya mau bertanya. Adakah ayah perokok yang menyarankan rokok pada anaknya? Nggak ada. Di lubuk hatinya yang paling dalam, si ayah tahu rokok itu beracun... Adakah sertifikat halal untuk rokok? Adakah anjuran membaca bismillah ketika merokok? Nggak ada...
Adakah ibu yang rela melihat anaknya menghirup racun? Nggak ada. Amoniak, zat yang ada pada kencing manusia, ternyata juga ada pada tembakau. Beracun. Ini gunanya untuk pupuk, bukan untuk dihirup. Pantas saja disebut, rokok membunuhmu...
Adakah dokter bertaraf internasional yang berani menyimpulkan, rokok itu bebas racun? Nggak ada... Dan pesan Nabi, "Sesiapa yang menghirup racun hingga mati, maka ia akan menghirup racun itu di neraka jahanam."
Mengapa semakin maju sebuah negara dan semakin tinggi tingkat pendidikan seseorang, semakin jauh mereka dari rokok? Karena mereka sudah sadar, bahaya rokok itu jauh lebih besar daripada manfaatnya.
Mengapa RJ Reynolds, salah satu produsen rokok terbesar dunia, malah melarang karyawannya untuk merokok? Karena bagi RJ Reynolds, karyawan dan kesehatan karyawan adalah aset yang berharga.
Perlukah anda dan anak-anak anda menenggak bir hanya karena pabrik bir itu membuka lapangan kerja? Nggak perlu. Sama sekali nggak perlu. Demikian pula dengan pabrik rokok.
Sekiranya kita semua berhenti merokok, toh pabrik rokok masih bisa mem-produksi yang lain. Tenang saja. Lapangan kerja tak akan berkurang. Kalaupun anda masih kuatir dengan nasib buruh rokok, yah sedekahkan saja uang rokok anda kepada mereka, Rp 12.000 per hari.
Nah, karena saat ini anda sudah menimbang-nimbang untuk berhenti merokok, maka anda boleh membayangkan ganjaran-ganjaran yang bakal anda terima:
- keluarga anda akan lega dan bangga, yang mana ini membuat anda merasa begitu cool.
- anda pun memberi keteladanan dan pesan yang kuat kepada anak bahwa dia tak perlu ikut-ikutan merokok.
- uang rokok selama ini bisa anda alihkan untuk membeli vitamin anak dan susu anak, juga sedekah.
- anda telah melakukan mental switching dan ini adalah kemampuan istimewa karena kebanyakan orang tak memiliki-nya. Fyi, mental switching adalah modal dasar bagi mereka yang ingin menemukan titik balik dalam hidup.
Detik ini, mungkin anda membayangkan kenikmatan yang bertambah-tambah ketika berhasil berhenti merokok. Apalagi anda tahu persis, sebenarnya ini perkara mudah. Soal keputusan saja. Iya tho?
Orang yang bermental pemenang pastilah bisa mengambil keputusan dan tetap dalam keputusannya, sekaligus mengalahkan pengaruh candu. Dan lebih jauh lagi, teman sejati pastilah menghargai keputusan anda untuk berhenti merokok.
Saya, Ippho Santosa, menulis ini karena kepedulian saya kepada anda dan keluarga anda, walaupun banyak pihak tidak menyukainya. Sambil berdoa, renungkan dan sampaikan tulisan ini kepada teman-teman anda dan keluarga .
http://theraafiat.blogspot.co.id/2016/06/stop-merokok.html?m=1
Http://smokertherapy.blogspot.com
Http://hypnotistherapy.blogspot.com
Untuk smoker therapy
Hubungi ;
Rumah Sehat Thera Afiat
Jl. Kelapa Sawit Raya Blok DD no.15
Kelapa Gading
Jakarta Utara
Telp/wa 08111494599
087883171247
Jumat, 17 Juni 2016
Pengalaman Hypno Smoking
Nama saya Teguh, usia 28 tahun. Tinggal di Semper, Jakarta Utara.
Pengalaman pribadi:
"Saya perokok berat sehari bisa 3 pak, bahkan teman-teman kalau merokok di kantor saya....sampai asap seperti kebakaran.......dari th 2008 / 2011.
Kemudian suatu saat saya mengalami sakit batuk-batuk juga tidak berhenti merokok, entah kena apa saya sadar saya harus menghentikan kebiasaan merokok saya.
Setelah nanya teman diberi tahu ada Terapis Hypno Smoking dari Rumah Sehat Thera Afiat, kemudian saya minta agar dihentikan dari kebiasaan merokok saya.
Seusai di terapi, terus dlm perjalanan saya minta pada Tuhan agar diberi kekuatan untuk berhennti merokok...ya sudah paginya semua rokok persediaan beberapa sloft, tak berikan orang, dan merasa tidak ingin merokok, sama sekali. Bau asap rokok juga sudah tidak terpengaruh.
Menurut medis yg dikatakan tidak merokok itu berturut turut selama minimal 6 tahun.
Mudah2an pengalaman saya bisa bermanfaat. Terimakasih.
Pengalaman pribadi:
"Saya perokok berat sehari bisa 3 pak, bahkan teman-teman kalau merokok di kantor saya....sampai asap seperti kebakaran.......dari th 2008 / 2011.
Kemudian suatu saat saya mengalami sakit batuk-batuk juga tidak berhenti merokok, entah kena apa saya sadar saya harus menghentikan kebiasaan merokok saya.
Setelah nanya teman diberi tahu ada Terapis Hypno Smoking dari Rumah Sehat Thera Afiat, kemudian saya minta agar dihentikan dari kebiasaan merokok saya.
Seusai di terapi, terus dlm perjalanan saya minta pada Tuhan agar diberi kekuatan untuk berhennti merokok...ya sudah paginya semua rokok persediaan beberapa sloft, tak berikan orang, dan merasa tidak ingin merokok, sama sekali. Bau asap rokok juga sudah tidak terpengaruh.
Menurut medis yg dikatakan tidak merokok itu berturut turut selama minimal 6 tahun.
Mudah2an pengalaman saya bisa bermanfaat. Terimakasih.
Langganan:
Postingan (Atom)







